Skip navigation

Setelah saya pikir-pikir lagi, akhirnya diambil keputusan untuk mengganti kata “gw” di blog ini, menjadi “saya”. Perubahan ini terinspirasi setelah saya membaca sebuah blog yang isinya puisi yang “menyentuh” banget. Akhirnya saya memutuskan untuk membaca isi blog tersebut yang berhubungan dengan sesuatu yang melankolis (karena kebetulan ada tag-nya). Ternyata puisi-puisi di blog itu, semuanya romantis!!! (menurut saya sih gitu). Setelah saya amati, si pembuat blog menyebut dirinya sendiri dengan panggilan “saya”. Ternyata “saya” tidak terkesan terlalu formal. Malah terkesan santun dan indah. Entah karena orang tersebut memang pandai menguraikan isi hatinya ke dalam kata-kata, atau memang kedengarannya seperti itu, saya tidak tahu.

Di salah satu puisinya, dia menulis

Izinkan aku jatuh cinta padamu
Menikmati getar-getar aneh ketika bersamamu
Merasakan sakitnya merindukan senyumanmu

Izinkan aku melindungimu
Meskipun di depanmu,
aku bahkan tak sanggup melindungi diriku sendiri
Dan ketika lututku bergetar hingga jatuh berlutut
Aman dan damai terasa tatkala auramu melingkupi jiwaku

Bukanlah bunga candu yang membuatku limbung
Bukanlah harum sedap malam
Bukan pula pesona mahkota mawar
Namun tidak pula kesederhanaan violet

Entahlah, aku tak tahu
Yang aku tahu adalah…
bahwa aku cinta padamu.

Menurut saya itu salah salah satu puisi romantis yang pernah saya baca. Dan itu sangat menyentuh sekali. :”>

Saya menyukai puisi-puisi romantis karena itu menggambarkan bahwa orang tersebut pandai menguraikan apa yang dapat ia rasa.

Tapi rata-rata puisi yang ia buat menggambarkan tentang jatuh cinta. Ternyata cinta itu bisa mengubah seseorang sehingga ia dapat membuat ratusan puisi indah setiap harinya. Cinta juga bisa mengubah seseorang  sehingga ia dapat membuat ratusan lagu-lagu romantis setiap harinya. Buktinya, sebagian besar pencipta lirik lagu mendapatkan inspirasi dari pengalaman cinta mereka.

Ok kayaknya sekian dulu postingan hari ini. Mengenai perubahan yang terjadi dalam blog ini (perubahan kata “gw” menjadi “saya”), mohon komentarnya. Dan buat yang penasaran blog siapa yang saya maksud, bisa di lihat di blog milik Galih Satria.

Arigato!!!

15 Comments

  1. kalo buat netik mungkin gampang….
    tapi kalo buat ngomongnya kayanya rada susah deh…

  2. iya…menyentuh sekali lho…saya saja sampai menangis tersedu-sedan…

  3. Wahh…
    Ternyata, kamu puitis juga ya wari…
    heeee..(kamu = revolusi dari loe…)
    ^_^

  4. Setuju, saya juga dari dulu ga pernah make kata ‘gw’, bukan ga gaul, tapi memang mengerti arti kata ‘saya’ seperti itu tadi🙂

    nb : puisinya menyentuh sekali, boleh tuh untuk diberikan seseorang ….

  5. Klo boleh tw alamat blog tu apa ya?

  6. Terima kasih apresiasinya.🙂

    Soal kata sapaan, dulu saya memakai “aku”. Kemudian waktu melihat gaya Priyadi.net menulis kok rasanya “saya” lebih enak dibaca ketimbang pakai “aku”. Sambil melatih penulisan bahasa Indonesia baku yang semakin susah ditemukan.

  7. memang lebih bagus “saya” daripada “gw” untuk sebuah karya tulis…

  8. ya..benar,kata “gw” g cocok,cocoknya saya dan anda..he..3
    http://www.nezim.name

  9. waduh gw kg ngarti baca puisi…:b

  10. good poem..
    ya..emang…sy jg klw denger gw,..jd laper…ingetnya kw…pukis..

    • miftahthoha
    • Posted Desember 1, 2008 at 9:59 am
    • Permalink

    ‘saya’ memang lebih sopan daripada ‘gw’,dan setidaknya, anda ikut melestarikan Bhs Indonesia yang baik dan benar.

  11. huhuhuhhuuu…..puisi lagi makin kangen sama istri ku

  12. jah..jatuh cinta memang indah ya..

  13. Kalau bukan orang Indonesia sendiri, siapa lagi yang bakal melestarikan BI?
    Tapi apa nda ada revolusi buat kata “jatuh cinta”??
    Falling is always hurt, isn’t it???

  14. saya memang lebih baik daripada kamu eh… salah..
    maksudnya saya memang lebih bsik daripada gw..
    ternyata wari seorang revolusioner…. veteran


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: