Skip navigation

25 Desember 2008

Siang itu, pukul 11.00 WIB, di Gramedia Mall Puri Indah. Mencari-cari sebuah novel yang sesuai dengan keinginan. Entah mengapa sejak perkanalan saya dengan beberapa ikhwan itu, rasanya keinginan itu, keinginan untuk membaca novel-novel islami, muncul kembali. Keinginan untuk mendengarkan lagu-lagu islami itu muncul kembali.

Akhirnya kedua mataku tertumpu pada setumpuk novel tak jauh dari pintu masuk Gramedia. Novel islami. Ambil atau tidak? Sejenak saya menimang kembali sebuah novel yang telah ada dalam genggaman. Kulihat sampul depannya. Cinta dalam Sujudku, judulnya. Ah ambil saja!

Ketika sampai di kasir, rasa penasaran itu muncul lagi. “Sebuah novel inpiratif”, itu yang tertera di sampul depannya. Apakah akan sama seperti Laskar Pelangi yang benar-benar inspiratif itu? Sejenak rasa ragu itu muncul kembali. Namun segera saya tepis. Aku harus beli buku ini!

Esok harinya saya mulai membaca novel itu.

Diceritakan seorang gadis salehah bernama Syifa yang memiliki seorang ibu bernama Hajjah Maryam yang salehah pula, yang mengelola sebuah panti asuhan bernama Az-Zahra. Lama-lama saya menikmati novel itu. Seolah-olah ikut kedalam alur cerita novel itu. Novel itu…

Seusai membaca novel itu, hanya satu ungkapan yang dapat saya katakan: SAYA INGIN MEMILIKI KETEGUHAN HATI SEPERTI SYIFA! Sungguh, novel itu inspiratif. Seketika itu, saya mulai berfikir, kapan saya bisa menjadi seperti Syifa? Kapan? Kapan?

Ya Rabbii, mengapa diri ini sangat sulit menggapai cinta-Mu?

Ampunkan daku…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: