Skip navigation

Pagi ini saya berdiskusi dengan seorang kawan di Jakarta (yang menurut saya anak rohis. hehehe…). Awalnya membicarakan status di YM saya yang isinya “senang bisa mengenalmu…”. Awalnya hanya basa-basi saja. Dia menanyakan hobi saya menulis dan saya menanyakan hobi kawan saya menggambar. Saya berkata bahwa saya juga suka menggambar. Tapi menggambar manga. Dia pun ternyata juga suka menggambar manga. Namun dalam Islam menggambar sesuatu yang bernyawa itu dosa. Dan saya faham itu. Saya mulai menanyakan tentang sebuah penerbit yang memproduksi komik-komik Islami. Dan kawan saya berkata bahwa penerbit tersebut memiliki tujuan kaum Syiah. Bah! Apa pula itu???

Syiah, Sunni, semuanya membuat saya bingung. Kawan saya pun mulai menjelaskan perbedaan kaum Syiah dan kaum Sunni. Makin membuat kepala saya pusing… Kawan saya berkata bahwa di Indonesia ini rata-rata adalah golongan Sunni. Perbedaan Sunni yang mempercayai bahwa Khulafaur Rasyidin itu ada empat, dan kaum Syiah mempercayai bahwa Khulafaur Rasyidin itu ada tiga, membuat saya makin miris…

Belum lagi kawan saya menjelaskan bahwa nanti di hari kiamat, umat Islam akan terpecah menjadi 73 golongan (kalau tidak salah sih begitu dia bilang). Dan hanya satu golongan saja yang akan selamat dari azab Allah. Na’udzubillah Min Dzalik…

Ketika dia bertanya kepada saya “Kamu Sunni kan?”, entah lah. Saya pun tak tahu apa jawabannya. Yang saya tahu bahwa Islam itu ya Islam. Tidak ada itu Islam NU, Muhammadiyah, Sunni, Syiah, LDII, dsb. Meskipun saya tahu bahwa itu tak lain hanyalah sekedar Ormas saja. Tak lebih.

Saya kembali berfikir, mengapa Islam jadi terbagi-bagi? Makin saya mendalami Islam, makin banyak saya tahu tentang sejarah Islam, rasanya makin parah “luka” dalam hati. Mengapa jadi begini? Kalau Islam terpecah-pecah menjadi seperti ini, bagaimana akan terwujud persatuan ummat?

Islam, dengan segenap kekuatannya di seluruh penjuru dunia, menjadikan Islam sangat kuat (seharusnya). Rasulullah, dengan segala kemuliaannya, menjadikan umat Islam (seharusnya) bangga. Rasulullah menjadikan sebagian besar jazirah Arab bersatu dalam naungan Islam. Tapi sekarang? Sepeninggal Rasulullah mengapa terjadi seperti ini?

Sungguh saya tak habis pikir, mengapa jadi seperti ini?

Andai saya ditanya lagi “Kamu alirannya apa?”, maka saya akan jawab “Entah lah. Yang saya tahu Allah yang patut disembah dan Rasulullah adalah Uswatun Hasanah. Dan Qur’an dan Hadits adalah pedoman hidup, dan Islam itu sendiri adalah suatu gaya hidup”…

Islam bukanlah sekedar kepercayaan semata. Namun Islam adalah segala sesuatu yang mencakup aspek kehidupan manusia.

7 Comments

  1. asiiiiiiiiiiiiiik bu haji…hehhehe…
    tp what my heart wants to say tu judul lagunya gareth bukan c??^^

    • Wari
    • Posted April 16, 2009 at 6:06 pm
    • Permalink

    iya judul lagunya mang gareth…
    hehehe…
    ya kan emang nulisnya klo lagi mood ajhua…
    jangan panggil bu haji donk…
    masih ada yang lebih dari pada gw lho…
    cari2 sendiri aja ya…
    hehehe…

  2. silaturrahmi blog …

  3. Karena jika bersatu, Islam akan menjadi kekuatan yang sangat berbahaya bagi dunia barat. Mereka tidak ingin mengulangi masa dimana Imperium Islam berjaya dan Eropa mengalami masa kegelapan hingga zaman Aufklarung. Rumit kalau memikirkan kenapa begini kenapa begitu.

    • Wari
    • Posted April 22, 2009 at 6:49 am
    • Permalink

    iya memang rumit. karena masalahnya sudah sampai sejauh ini…

    • alif
    • Posted April 22, 2009 at 8:54 am
    • Permalink

    Islam.. Hufff… Knpa yah masih terbagi2 lg.. pdhal dah ada beda agama, eh 1 agama masih pecah2.. knp knp knp..

    Syukur qt bs dilahirkan dr ortu yang bs didik qt jd islami bneran gni..

  4. Mari kita sama-sama menyatukan kembali Agama yang kita cintai ini.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: